Selasa, 06 Maret 2012

Takhayul ala Jepang

Hallo . .
Postingan kali ini tentang Takhayul Negeri Sakura,, yap Jepang tuh . . Yah, walaupun berita ini sudah menyebar 2 tahun lalu, tapi enggak ada salahnya kan saya posting juga, oh ya . .
Sebelumnya saya minta maaf jika ada persamaan kalimat atau tulisan dalam postingan kali ini. Karena informasi ini saya peroleh dari om google ,,

      Kalian tahu kan Jepang itu negara paling maju di Asia. Tapi tau enggak, ternyata disamping maju negara tersebut di kenal sangat memegang erat budaya dan kebiasaan leluhurnya. Salah satunya Takhayul,, yap. Siapa sangka orang orang berpendidikan tinggi tersebut masih percaya dengan yang namanya Takhayul bagi orang Jepang ada hal hal yang harus mereka patuhi agar hidup mereka mulus dan mendapat keberuntungan setiap hari.. Berikut adalah sebagian di antaranya. KEMATIAN dan ANGKA 4 Sama seperti kepercayaan orang Cina dalam bahasa Jepang kata 'empat' dan 'kematian' memiliki cara penyebutan yang sama yaitu shi. Oleh karena itu bagi orang Jepang angka empat sering di anggap angka sial. Jadi jangan harap bisa menemukan tombol untuk lantai empat di dalam lift lift di Jepang. Lantas gimana kLo mau ke Lantai empat ?? Gampang, tekan tombol apapun setelah tombol 3. Kalaupun tulisannya '3A' atau '5', tapi di jamin loe loe pada akan tiba di lantai empat.
        Hal yang sama juga berlaku untuk kamar nomor empat pada hotel dan apartemen. Kematian tak lepas dari pemakaman. Penganut kepercayaan tradisional di Jepang memiliki ritual - ritual khusus yang berkaitan dengan pemakaman. Semalam sebelum pemakaman biasanya jenazah orang yang meninggal akan dibaringkan menghadap ke utara. Maka ny orang Jepang tidak akan tidur dengan posisi menghadap ke utara, karena itu posisi orang meninggal. Ritual lain yang dilakukan dalam upacara pemakaman khas Jepang adalah menusukan sumpit kedalam mangkuk berisi nasi yang di letakan di atas altar. Itulah sebabnya bila dimeja makan orang Jepang tidak pernah menusuk nasi mereka dengan sumpit dan membiarkannya. Contoh lainnya, setelah proses kremasi jenazah, biasanya potongan - potongan tulang yang tidak hancur menjadi abu akan dipindahkan ke dalam guci dengan cara di oper dari satu orang ke orang lain dengan menggunakan sumpit. Karena alasan itu maka saat makan mereka tidak pernah membagi makanan dengan cara memberikan dari sumpit ke sumpit lain. Biasanya dari sumpit, makanan akan diletakkan langsung ke piring atau mangkuk orang yang meminta.
          Tahayul lainnya yang masih berhubungan dengan pemakaman, orang Jepang percaya bahwa mereka akan bernasib sial apa apabila kendaraan mereka disalip oleh mobil jenazah dan nasib sial juga akan menghampiri apabila kita menunjuk ke arah mobil jenazah, ambulans, atau kuburan.

 Selain yang dijelaskan di atas, ada lagi loh hal unik lainnya.
1. Memotong kuku di malam hari bisa membuat orang tua meninggal
2. Bersiul di malam hari akan mengundang datangnya ular. Tapi menaruh potongan kulit ular di dalam dompet konom bisa membawa kekayaan.
3. Jangan berbaring setelah makan daging sapi, karena konon dapat merubah anda menjadi sapi.
4. Memecahkan cermin, mematahkan sisir dan memutuskan tali geta (sendal jepit ala Jepang) dapat membawa nasib buruk. Begitupun dengam membunuh laba - laba di pagi hari.
5. Jika orang pertama yang di temui di pagi hari adalah seorang biksu, itu berarti pertanda sial. Nh,, segto aja yahh..

Masih banyak hal" menarik tentang Tahayul Jepang. Bisa search di Googlw ko' ..
 Mksii yG ud baca..

Postingan ini diperoleh dari beberapa sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Jadilah Orang Pertama Yang Berkomentar :D
©Cysses